Hadis-Hadis tentang Tha'ifatul Manshurah
Hadis-Hadis tentang Tha'ifatul Manshurah
Hadis-Hadis tentang Tha'ifatul Manshurah
Oleh Syaikh Abu Mush‘ab as-SuriDi antara atsar dan perkataan ahli ilmu tentang tha'ifatul manshurah yang memperjuangkan kebenaran dan berperang di atas agama ini adalah kami ringkas sebagai berikut.
Dari Mu'awiyyah radhiallahu'anhu secara marfuk,
لا يزال من أمتي أمة قائمة بأمر الله لا يضرهم من خذلهم ولا من خالفهم حتى يأتي أمر الله وهم على ذالك.
“Akan selalu ada dari umatku sekelompok yang menegakkan perintah Allah, tidak membahayakan orang-orang yang mencela dan menyelisihi mereka hingga datang urusan Allah dan mereka dalam keadaan seperti itu.”(HR. Al Bukhari, 3641)
Dari Jabir bin Samurah secara marfuk,
لن يبرح هذا الدين قائما يقاتل عليه عصابة من المسلمين حتى تقوم الساعة
“Sekali-kali akan selalu ada dari agama ini sekelompok dari kaum muslimin yang berperang karena agama hingga datang hari kiamat.” (HR. Muslim, XIII/66)
Dari Jabir secara marfuk,
لا تزال طائفة من أمتي بقاتلون على الحق ظاهرين إلى يوم القيامة
“Akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang berperang di atas kebenaran yang selalu menang hingga hari kiamat.”(HR. Muslim, XIII/66)
Di dalam riwayat An Nasa’i, III/214, dari Salamah bin Nufail Al Kindi, dia berkata,
كنت جالسا عند رسول الله فقال رجل يا رسول الله أذال الناس الخيل ووضعوا السلاح وقالوا لا جهاد قد وضعت الحرب أوزارها فأقبل رسول الله بوجهه وقال : “كذبوا الآن جاء القتال ولا يزال من أمتي أمة يقاتلون على الحق ويزيغ الله لهم قلوب أقوام ويرزقهم منهم حتى تقوم الساعة وحتى يأتي وعد الله والخيل معقود في نواصيها الخير إلى يوم القيامة وهو يوحى إلي أني مقبوض غير ملبث وأنتم تتبعوني أفنادا يضرب بعضكم رقاب بعض و عقر دار المؤمنين الشام
“Aku sedang duduk bersama Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam kemudian seseorang berkata kepada beliau, “Wahai Rasulullah! Manusia telah melalaikan kuda perang dan telah meletakkan pedang mereka seraya berkata: Tidak ada jihad lagi dan peperangan telah usai,” maka kemudian Rasulullah menghadapkan wajah kepadanya dan bersabda, “Mereka telah berdusta, sekarang ini telah datang waktunya untuk berperang dan akan selalu ada dari umatku sekelompok orang yang berperang di atas kebenaran dan Allah mencondongkan hati suatu kaum kepada mereka dan memberi rezeki dari mereka hingga datang hari kiamat nanti dan hingga datang janji Allah. Kuda-kuda perang tertambat kebaikan di ubun-ubunnya hingga hari kiamat. Dan Allah telah mewahyukan kepadaku bahwa aku akan dicabut nyawanya tidak lama lagi dan kalian akan mengikutiku dengan berkelompok-kelompok yang sebagian kalian akan menyerang sebagian yang lainnya dan pusat negeri kaum muslimin adalah Syam.””Dari Mughirah secara marfuk,
لا يزال ناس من أمتي يقاتلون على الحق ظاهرين حتى يأتيهم أمر الله
“Akan selalu ada sekelompok orang dari umatku yang berperang di atas kebenaran dan akan menang hingga datang urusan Allah.” (HR. Ahmad, IV/248)
Dari Mu'awiyyah secara marfuk,
من يرد الله به خيرا يفقهه في الدين ولا يزال عصابة من المسلمين يقاتلون على الحق ظاهرين على من ناوأهم إلى يوم القيامة
“Barang siapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka dipahamkan dengan din, dan akan selalu ada sekelompok dari kaum muslimin yang berperang di atas kebenaran dan akan menang bagi orang yang menolongnya hingga hari kiamat nanti.”(HR. Muslim, 67/13)
Dari Mu'awiyyah secara marfuk,
لاتقوم الساعة إلا وطائفة من أمتي ظاهرين على الناس لا يبالون من خذلهم ولا من نصرهم
“Tidak akan terjadi hari kiamat melainkan akan selalu ada sekelompok dari umatku yang menang atas manusia, tidak menghiraukan orang-orang yang mencela mereka dan orang-orang yang tidak menolong mereka.”(HR. Ibnu Majjah, 9)
Sumber: https://dakwahwaljihad.wordpress.com/2014/03/13/firqoh-najiyyah-dan-thoifah-manshuroh/#more-1486, dengan penyesuaian.
Penulis: Abu Mush'ab As Suri
Penerjemah: Abu Sumayyah
Editor: Muhammad Ibn Yusuf Al 'Umari