Manusia yang Kesaksiannya Paling Agung
Manusia yang Kesaksiannya Paling Agung
Manusia yang Kesaksiannya Paling Agung
Oleh Syaikh ‘Isham bin Muhammad al-Burqawi
Manusia yang kesaksiannya paling agung di sisi Rabb semesta alam adalah orang yang berdiri menghadap fitnah Al Masih Ad Dajjal dan melenyapkan kemampuan serta mengungkapkannya kepada manusia.
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya, dari Abu Sa‘id Al Khudri radhiallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Dajjal muncul lalu seseorang dari kalangan kaum mukminin menuju ke arahnya, lalu bala tentara Dajjal yang bersenjata menemuinya, mereka bertanya, ‘Hendak ke mana engkau?’ Mukmin itu menjawab, ‘Hendak ke orang yang muncul itu.’ Mereka bertanya, ‘Apa kau tidak beriman pada tuhan kami?’ Mukmin itu menjawab, ‘Rabb kami tidaklah samar.’ Mereka berkata, ‘Bunuh dia.’ Lalu mereka saling berkata satu sama lain, ‘Bukankah tuhan kita melarang kalian membunuh seorang pun selain dia.’ Mereka membawanya menuju Dajjal. Saat orang mukmin melihatnya, ia berkata, ‘Wahai sekalian manusia, inilah Dajjal yang disebut oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.’ Lalu Dajjal memerintahkan agar dia dibelah. Ia berkata, ‘Ambil dan belahlah dia.’ Punggung dan perutnya dipenuhi pukulan, lalu Dajjal bertanya, ‘Apa kau tidak beriman padaku?’ Mukmin itu menjawab, ‘Kau adalah Al Masih pendusta?’ Lalu Dajjal memerintahkannya digergaji dari ujung kepala hingga pertengahan antara kedua kaki. Setelah itu Dajjal berjalan di antara dua potongan tubuh itu lalu berkata, ‘Berdirilah!’ Tubuh itu pun berdiri. Selanjutnya Dajjal bertanya padanya, ‘Apa kau beriman padaku?’ Ia menjawab, ‘Aku semakin mengetahuimu.’ Lalu dia berkata, ‘Wahai sekalian manusia, sesungguhnya tidak ada seorang pun yang dilakukan seperti ini setelahku.’ Kemudian Dajjal mengambilnya untuk disembelih, lantas Allah menjadikan anggota tubuh antara leher dan tulang selangkanya diberi tembaga, maka Dajjal tidak mampu membunuhnya. Kemudian kedua tangan dan kaki orang itu diambil lalu dilemparkan oleh Dajjal. Lalu orang-orang mengira bahwa Dajjal melemparnya ke neraka, tapi sesungguhnya ia dilemparkan ke surga.”
Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia adalah manusia yang kesaksiannya paling agung di sisi Rabb semesta alam.”
Penulis: Syaikh Fadhil ‘Ashim bin Muhammad al—Burqawi hafizhahullah
Penerjemah: Akh M. Febby Angga ‘affallahu ‘an hu
Sumber: Tauhid Awwalan