data:post.title

Pikirkanlah Baik-Baik Sebelum Menulis

Pikirkanlah Baik-Baik Sebelum Menulis

Pikirkanlah Baik-Baik Sebelum Menulis

Oleh Syaikh Abul Asybal al-Maghribi 

Nasihat saya kepada engkau, saudara saya para penulis, pikirkanlah baik-baik tentang apa yang engkau tulis, utamanya dalam masalah menghukumi kelompok-kelompok manusia; memberikan penilaian atas mereka; dan mengarahkan serta membimbing mereka. Semua ini merupakan amanah yang akan engkau pertanggungjawabkan.

Allah Ta‘ala berfirman,

ู…َุง ูŠَู„ْูِุธُ ู…ِู†ْ ู‚َูˆْู„ٍ ุฅِู„َّุง ู„َุฏَูŠْู‡ِ ุฑَู‚ِูŠุจٌ ุนَุชِูŠุฏٌ

“Tiada suatu ucapan apapun yang diucapkan manusia, kecuali ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir (mencatat).” [QS. Qaf: 18]

Berbicaralah dengan ilmu dan secara adil atau engkau cukup diam.

Dalam sebuah hadis,

ู…َู†ْ ูƒุงู†َ ูŠُุคْู…ِู†ُ ุจุงู„ู„ู‡ ูˆุงู„ูŠَูˆู…ِ ุงู„ุขุฎุฑِ، ูَู„ْูŠَู‚ُู„ْ ุฎَูŠุฑุงً ุฃَูˆْ ู„ِูŠَุตْู…ُุชْ

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka berkatalah yang baik atau diam.”

(Nashihah ila Hamlah al-Aqlam, hlm. 1)

Hudzaifah al-Jawi
t.me/hudzaifahaljawi
  1. Beranda
  2. /
  3. Selainnya
  4. /
  5. Pikirkanlah Baik-Baik Sebelum Menulis