data:post.title

Setiap yang Bernyawa Pasti akan Mati

Setiap yang Bernyawa Pasti akan Mati

Setiap yang Bernyawa Pasti akan Mati

Oleh Syaikh Abul Yaqzhan al-Mishri 

Allah Subhanahu wa Ta‘ala berfirman,

{كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ}

“Semua yang bernyawa pasti mengalami mati.”

Proses kematian akan dirasakan (ketika datang) sakaratulmaut.

Allah Subhanahu wa Ta‘ala berfirman,

{والنازعات غرقا}

“Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras.” (QS. an-Nazi’at: 1)

{وجاءت سكرة الموت بالحق}

“Dan datanglah sakaratulmaut dengan sebenar-benarnya.” (QS. Qaf: 19)

ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﻫَﻮِّﻥْ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ ﻓِﻰ ﺳَﻜَﺮَﺍﺕِ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕ

“Ya Allah, permudahlah sakaratulmaut kami.”

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

《خرجت طائفةٌ من بني إسرائيلَ حتى أتوا مَقبرةً من مقابرِهم فقالوا لو صلَّينا ركعتَين ودعونا اللهَ عزَّ وجلَّ فيخرج لنا رجلًا قد مات نسائلُه يحدثنا عن الموتِ ففعلوا فبينما هم كذلك إذ اطلع رجلٌ رأسُه من قبرٍ من تلك المقابرِ ، خِلاسيٌّ، بين عينَيْه أثرُ السُّجودِ ، فقال: يا هؤلاء ما أردتم إليَّ ؟ فقد متُّ منذ مائةِ سنةٍ ، فما سكنت عنِّي حرارةُ الموتِ حتَّى كان الآن ، فادعوا اللهَ عزَّ وجلَّ لي يُعيدُني كما كنت》

Ada sekelompok Bani Israil yang keluar sehingga mereka mendatangi salah satu kuburan di antara kuburan mereka, lalu berkata, "Sebaiknya kita shalat dua rakaat dan berdoa kepada Allah 'Azza wa Jalla agar Dia mengeluarkan kepada kita seseorang yang telah mati untuk bertanya kepadanya tentang kematian?" Beliau melanjutkan sabdanya, "Maka mereka pun melakukannya. Ketika mereka dalam kondisi demikian, tiba-tiba muncul kepala seseorang dari salah satu kubur itu. Ia berwarna coklat, sedang di keningnya terdapat bekas sujud, lalu ia berkata, "Wahai kalian, apa yang kalian inginkan dariku? Sesungguhnya aku telah mati sejak seratus tahun yang lalu, namun belum reda dariku rasa panasnya kematian sampai sekarang. Oleh karena itu, berdoalah kepada Allah 'Azza wa Jalla untukku agar Dia mengembalikanku seperti semula."
  1. Beranda
  2. /
  3. Selainnya
  4. /
  5. Setiap yang Bernyawa Pasti akan Mati