3 Syarat Diterimanya Amal Shalih
3 Syarat Diterimanya Amal Shalih
3 Syarat Diterimanya Amal Shalih
Oleh Syaikh Abul Fath Yahya al-Farghali
Ada 3 syarat yang diperlukan agar amal shalih dapat diterima:
Pertama: Harus ikhlas karena Allah ‘Azza wa Jalla karena Allah berfirman:
ูู
ุง ุฃู
ุฑูุง ุฅูุง ููุนุจุฏูุง ุงููู ู
ุฎูุตูู ูู ุงูุฏูู ุญููุงุก ููููู
ูุง ุงูุตูุงุฉ ููุคุชูุง ุงูุฒูุงุฉ ูุฐูู ุฏูู ุงูููู
ุฉ
“Padahal mereka tidak diperintahkan, kecuali untuk beribadah kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus; dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.” (QS. al-Bayyinah: 5)
Kedua: Harus sesuai dengan yang diajarkan Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam karena Allah berfirman:
ูู
ุง ุขุชุงูู
ุงูุฑุณูู ูุฎุฐูู ูู
ุง ููุงูู
ุนูู ูุงูุชููุง ูุงุชููุง ุงููู ุฅู ุงููู ุดุฏูุฏ ุงูุนูุงุจ
“Dan apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah dia; dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah; serta bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.” (QS. al-Hasyr: 7)
Ketiga: Yang mengerjakannya haruslah beriman karena Allah berfirman:
ู
ู ุนู
ู ุตุงูุญุง ู
ู ุฐูุฑ ุฃู ุฃูุซู ููู ู
ุคู
ู ูููุญูููู ุญูุงุฉ ุทูุจุฉ ูููุฌุฒูููู
ุฃุฌุฑูู
ุจุฃุญุณู ู
ุง ูุงููุง ูุนู
ููู
“Barang siapa yang mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. an-Nahl: 97)
Jika ada syarat yang tidak terpenuhi, maka amal itu menjadi tertolak.
(Qanah Fawa‘id Syar‘iyyah)
Hudzaifah al-Jawi
t.me/hudzaifahaljawi