Antara Orang Baik dengan Penyeru Kebaikan
Antara Orang Baik dengan Penyeru Kebaikan
Antara Orang Baik dengan Penyeru Kebaikan
Oleh Syaikh Abu Waqid asy-Syami
Kebanyakan orang menyukai orang yang baik, namun tidak menyukai penyeru kebaikan. Mereka amat menyukai orang baik, namun malah memusuhi penyeru kebaikan.
Penduduk Makkah amat mencintai Muhammad shallallahu'alaihi wa sallam sebelum beliau diutus sebagai rasul karena beliau adalah orang baik. Akan tetapi setelah beliau diutus sebagai rasul dan penyeru kebaikan, mereka berbalik memusuhi beliau dan menuduh beliau sebagai tukang sihir, pendusta, dan orang gila.
Yang demikian ini terjadi karena penyeru kebaikan itu menyikat batu besar nafsu angkara mereka.
Para ulama berkata,
ﻣﺼﻠﺢ ﻭﺍﺣﺪ ﺧﻴﺮ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﻦ ﺃﻟﻒ ﺻﺎﻟﺢ ﻓﺎﻟﻤﺼﻠﺢ ﻗﺪ ﻳﺤﻤﻲ ﺑﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻣﺔ ﻛﺎﻣﻠﺔ
“Satu orang penyeru kebaikan lebih baik di sisi Allah dibanding ribuan orang baik; dikarenakan penyeru kebaikan itu dengan perantaranya, Allah menjaga umat seluruhnya.”
Allah Ta’ala berfirman,
ﻭﻣﺎﻛﺎﻥ ﺭﺑﻚ ﻟﻴﻬﻠﻚ ﺍﻟﻘﺮﻯ ﺑﻈﻠﻢ ﻭﺃﻫﻠﻬﺎ ﻣﺼﻠﺤﻮﻥ
Dan Rabb-mu tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim selama penduduknya adalah menyeru kepada kebaikan.”
Penerjemah: M. Febby Angga