Bersumpah dengan al-Qur'an, Tetapi al-Qur'an Balik Melaknatnya
Bersumpah dengan al-Qur'an, Tetapi al-Qur'an Balik Melaknatnya
Bersumpah dengan al-Qur'an, Tetapi al-Qur'an Balik Melaknatnya
Oleh Syaikh ash-Shadiq bin ‘Abdillah al-HasyimiBisa saja orang yang bersumpah dengan Al-qur'an, akan tetapi al-qur'an balik melaknatnya
Sumpah setia dengan UUD negara.. ketika para pelakunya melakukan ritual sumpah setia tersebut, apa sebenarnya hakekat sumpah mereka?
Jika seandainya dia bersumpah dengan nama Allah dan dengan Al-qur'an, maka apa hubungan orang-orang komunis dan sekuleris dengan Allah dan Al-qur'an!??
Mereka bersumpah setia dengan nama Allah dan al-qur'an demi menjaga negara dan UUD negara, bahkan meskipun menyelisihi islam dan al-qur'an.
Akan tetapi, hakekatnya justru UUD mereka memerangi Allah, menyerang Al-qur'an dan menyelisihi sunnah Nabi Muhammad -shallallahu alaihi wasalam-, dan menjadikan loyalitasnya kepada negara dan tidak untuk Allah, Rasullulah dan al-qur'an.
Yakni kelompok ini bersumpah dengan Allah dan dengan al-qur'an dan akhirnya bertujuan untuk memerangi Allah, memerangi islam, memerangi syariat Al-qur'an syariat Nabi Muhammad -shallallahu alaihi wasalam-, dan sebaliknya akan mempraktekkan nasionalisme dan sekulerisme.
(هم العدو فاحذرهم قاتلهم الله أنى يؤفكون).
“Mereka itulah musuh (yang sebenarnya) maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)?” (Al-Munāfiqūn):4
________________
Alih bahasa :
Abu Musa al-Mizzy