data:post.title

Hakikat Terbesar

Hakikat Terbesar

Hakikat Terbesar

Oleh Syaikh ‘Athiyyatullah al-Libi 

Islam berkata kepada manusia:

إن هذه الحياة التي نحياها (يسميها الحياة الدنيا، والدار الأولى) هي دار فناء وزوال وليست دار بقاء، بمعنى إننا لم نخلق لنبقى فيها، بل خُلقنا لنمر فيها مرورا ونعبُرها عبورًا ونُمتَحَنَ فيها بالتكاليف بالأوامر الإلهية، وأما الدار التي هي دار البقاء الأبدي غير المنتهي فهي الدار الآخرة، وهيPpet التي تكون بعد الموت والبعث، فالناس فيها إما في نعيم مقيم وإما في عذاب أليم دائم ..

“Sesungguhnya kehidupan yang sekarang kita rasakan ini (yang disebut dunia dan alam pertama) merupakan alam fana dan akan lenyap, bukan tempat kekal yang kita diciptakan untuk terus di sana, tetapi kita diciptakan di sana untuk sekedar lewat dan diuji dengan berbagai perintah ilahi. Adapun yang akan menjadi tempat tinggal abadi tak berujung, ialah Akhirat yang akan ada setelah kematian dan kebangkitan. Manusia ketika itu di dalam kenikmatan yang tak habis atau di dalam siksa pedih tanpa henti."

Itulah hakikat ujian dan tugas. Allah menciptakan kita di dunia ini untuk menguji siapa yang menyembah-Nya semata tanpa menyekutukan-Nya serta mentaati dan mengikuti ajaran para rasul dan kitab-Nya, dan siapa yang tidak peduli dengan itu semua seakan hal itu bukan ditujukan kepadanya!

Syekh Athiyyatullah rahimahullah

t.me/nasehat2ulama

| مجموع الأعمال الكاملة_ص٨٧ |

  1. Beranda
  2. /
  3. Selainnya
  4. /
  5. Hakikat Terbesar