Hukum Ikut Pemilu
Hukum Ikut Pemilu
Hukum Ikut Pemilu
Oleh Syaikh ash-Shadiq bin ‘Abdillah al-Hasyimi
Pertanyaan:
Assalamualaikum, hayakallah Syaikhuna Al fadhil. Apa hukum ikut pemilu -dengan dugaan kuat- seandainya-kita tidak ikut pemilu- akan terpilih pemimpin yang paling merusak yang akan memerangi kaum muslimin. Bagaimana hukumnya jika kita memilih calon yang paling layak?
Assalamualaikum, hayakallah Syaikhuna Al fadhil. Apa hukum ikut pemilu -dengan dugaan kuat- seandainya-kita tidak ikut pemilu- akan terpilih pemimpin yang paling merusak yang akan memerangi kaum muslimin. Bagaimana hukumnya jika kita memilih calon yang paling layak?
Jawaban:
Waalaikumusalam warahmatullahi wabarokatuh.
Kegiatan yang berkaitan dengan demokrasi semuanya merupakan kekufuran, sedangkan kita diperintahkan untuk mengingkari thoghut -kekufuran- dan itu semua -kufur terhadap thoghut- tidak akan terealisasikan kecuali dengan menjauhinya, menyingkir darinya, berlepas diri dan menampakkan permusuhan terhadap pelakunya, kemudian memperingatkan -kaum muslimin- agar membencinya, memjauhinya, tidak ikut serta di dalamnya, dan berusaha menghilangkannya. Itu semua petunjuk berdasarkan dalil-dalil dan nash-nash yang ada.
wallahua'lam
Penerjemah: Abu Khalid as Sudani
Waalaikumusalam warahmatullahi wabarokatuh.
Kegiatan yang berkaitan dengan demokrasi semuanya merupakan kekufuran, sedangkan kita diperintahkan untuk mengingkari thoghut -kekufuran- dan itu semua -kufur terhadap thoghut- tidak akan terealisasikan kecuali dengan menjauhinya, menyingkir darinya, berlepas diri dan menampakkan permusuhan terhadap pelakunya, kemudian memperingatkan -kaum muslimin- agar membencinya, memjauhinya, tidak ikut serta di dalamnya, dan berusaha menghilangkannya. Itu semua petunjuk berdasarkan dalil-dalil dan nash-nash yang ada.
wallahua'lam
Penerjemah: Abu Khalid as Sudani
- Beranda
- /
- Fikih
- /
- Tanya Jawab
- /
- Hukum Ikut Pemilu