data:post.title

Nasihat kepada Para Orang Tua

Nasihat kepada Para Orang Tua

Nasihat kepada Para Orang Tua

Oleh Syaikh Dr. Iyyad Qunaibi 

Jika anda bertanya kepada saya apakah sarana terbaik untuk memberikan pengaruh positif kepada anak-anak kita di zaman yang penuh dengan pengaruh-pengaruh negatif ini? saya katakan kepada anda "berikanlah mereka nasehat dengan penuh kepedulian."

Anda menasehati putra putri anda seakan ingin memberi tahu kepada mereka bahwa anda peduli padanya, anda menginginkan yang terbaik untuknya dalam urusan spiritualnya, kesehatannya, mentalnya dan anda berkorban demi hal itu.

Janganlah kita malah memberikan godaan-godaan yang membuat mereka saling bertengkar dan membuat kotor penglihatan mereka akan tetapi pemberian nasehat sejujur-jujurnya akan kepedulian kita pada mereka, itulah yang akan membuat mereka berlindung di sisi kita dari jerat-jerat godaan-godaan negatif tadi.

Anda bukanlah ayah yang berhasil jika anda tidak memiliki bentuk kepedulian seperti ini pada putri anda, kemudian ketika anda melihatnya telah beranjak dewasa anda menuntutnya untuk mengenakan hijab hanya agar tidak menjadi sumber kejelekan pada diri anda saja ! dia akan berkata pada anda di dalam hatinya "Ini masalahmu sendiri, jangan harap dariku agar mengubah gaya hidupku hanya untukmu"

Anda tidak akan pernah berhasil mencoba untuk meyakinkannya bahwa anda melakukan hal tersebut demi kebaikan dirinya... ia akan berkata pada dirinya "memangnya sejak kapan kamu peduli denganku"

Iya, mungkin anda membekali putra-putri anda dengan makanan, pakaian, tempat tinggal, dan perawatan yang terbaik bahkan dengan hal-hal tersier seperti Iphone, tablet, dst. Anda mengeluarkan uang berjuta-juta untuk pendidikan mereka tapi anda tidak siap mendengarkan mereka keluh kesah mereka dengan akal yang hadir.

Anda tidak bersungguh-sungguh untuk memberikan perhatian terhadap masalah-masalah kejiwaan mereka serta memberikan nya solusi, tidak juga mengasah bakat mereka dan menjadikan mereka memiliki pandangan positif pada diri mereka, bahkan anda cuma sibuk dengan sesuatu yang membuat mereka rusak (android) sedang mereka berbicara dengan anda !

Bahkan ketika anda sedang memberikan mereka pengajaran mungkin saudari dari putra anda akan berkata "belajarlah, apa yang akan si fulan katakan tentang kita jika kamu tinggal kelas" jadi, seakan-akan putri anda sedang meyakinkan kepada saudaranya bahwasanya ia adalah bagian dari bentuk kepribadian anda, bukan karena anda peduli terhadapnya !

Apabila anda tidak memberikan kepedulian terhadap putri anda, anda akan mendapati nya bersama pemuda yang sembrono dan jika anda tidak memberikan kepedulian kepada putra anda maka nanti nya ia akan mencari kepedulian itu pada teman-temannya yang merasa terbuang seperti dirinya.

Bisa jadi anak anda mengeluh atas masalah yang ia alami di sekolah kemudian anda sendiri yang langsung pergi ke sekolahnya padahal mungkin saja anda dapat menyelesaikan masalahnya dengan telepon, akan tetapi anda bermaksud untuk memperlihatkan bentuk kepedulian terhadap apa yang ia rasakan...

begitu pula terhadap putri anda, bisa jadi ia meminta anda untuk menghadiri acaranya maka anda tetap hadiri pada waktu yang sudah larut malam padahal anda sedang capek-capeknya, hanya untuk memperlihatkan kepedulian anda terhadapnya... tentunya, ini bukan penyia-nyiaan waktu akan tetapi lakukanlah hal tersebut dengan niat mengharap ridha Allah.

Saya mengetahui pentingnya hal ini ketika anak saya Al-Faruq berkata kepada saya "wahai papa, anak-anak melakukan ini dan itu, kenapa papa tidak memperbolehkan aku melakukan hal yang sama seperti yang mereka lakukan?

Maka saya katakan padanya, "papa sebenarnya dengan sangat mudah untuk memperbolehkan hal itu padamu, aku istirahatkan sejenak akalku dan aku isi waktuku untuk fokus bekerja saja akan tetapi papa tahu bahwa hal itu sangat tidak cocok dengan kepribadianmu, akalmu, dan agamamu, dan kamu sangatlah penting bagiku, aku menginginkan yang terbaik untukmu oleh sebab itulah aku menanggung banyaknya kebutuhanmu hanya demi kamu." Seketika ia pun terdiam padahal dia anak yang bandel.

Dan saya mengetahui pentingnya hal ini ketika putri saya Sarah meminta sesuatu kepada saya kemudian saya penuhi hanya demi dirinya padahal mungkin akan merugikan waktu saya maka dengan hal itu ia kemudian mendekat kepada saya dan memberikan kecupan pada pipi saya, sebagai bentuk terima kasih. Wahai orang-orang yang mulia, tunjukkan kepedulian anda terhadap anak-anak anda.

Alih bahasa : Ahmad Al-Azhari Al-Makassari

t.me/azhariatsarimakassari

  1. Beranda
  2. /
  3. Selainnya
  4. /
  5. Nasihat kepada Para Orang Tua