Melegakan Dada Kaum Mukminin
Melegakan Dada Kaum Mukminin
Melegakan Dada Kaum Mukminin
Oleh Syaikh Abu Hurairah Qasim ar-Raimi
Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah Yang Maha Esa lagi Mahaperkasa dan Yang menghinakan musuh-Nya, kaum kafirin.
Selawat serta salam atas Nabi kita Muhammad dan atas keluarganya beserta sahabatnya semua.
Adapun kemudian;
Kepada umat muslim kita. Salam atas kalian beserta rahmat Allah dan berkah.
Wahai kaum muslimin dan Anda semua adalah saudaraku. Semoga Yang Mahapengasih memanjangkan umur kalian dan memberikan rida-Nya.
Kakek kalian berperang di jalan iman. Mereka menaklukan negeri Persia dan Romawi.
Umat kita kaum muslimin. Sesungguhnya kita bersatu di negeri Islam. Melindungi agama kita dan umat kita semampu yang dapat kita lakukan. Terkadang kita berhasil dan terkadang kita gagal, akan tetapi Allah tidak menyia-nyiakan dan memberi pahala bagi orang-orang yang berbuat baik. Jadi jika kita benar, itu hanyalah berasal dari Allah semata. Segala puji dan syukur bagi-Nya. Jika kita salah, itu berasal dari diri kita sendiri dan dari setan sehingga kita memohon kepada Allah untuk mengampuni kita dan merahmati kita. Kemudian kita meminta kepada kalian maaf.
Sesungguhnya di bagian agung tanah kaum muslimin, tanah Islam di Jazirah 'Arab, kami nyaris tidak bisa mengatasi sebuah makar musuh kita terhadap kita sampai kita menemukan makar yang baru, akan tetapi Allah Maha Melihat atas mereka.
ﻣَﻜَﺮُﻭﺍ ﻭَﻣَﻜَﺮَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ۖ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﺧَﻴْﺮُ ﺍﻟْﻤَﺎﻛِﺮِﻳﻦَ
“Orang-orang kafir itu membuat makar dan Allah membalas makar mereka itu dan Allah adalah sebaik-baiknya pembuat makar.”
(QS. Ali 'Imran [3]: 54)
Oleh karena itu, dari tempat ini, kami berjanji untuk Anda semua untuk berdiri tegak di jalan ini dan supaya kami tidak akan melalaikan kaum kita muslimin semampu yang dapat kami lakukan.
Dengan pertolongan Allah Yang Mahakuasa, Anda semua tidak akan mendengar tentang kami, kecuali satu dari dua hal yang terbaik: kemenangan atau mati syahid. Kami memohon kepada Allah Yang Mahaagung untuk membuat kami untuk tetap tabah.
Berada di jalan ini untuk menunaikan janji ini, kami menyatakan pujian kami dan selamat untuk kaum kita muslimin dan mengumumkan tanggung jawab kita sepenuhnya untuk operasi mencari kesyahidan di sini. Ksatria pemberani, Muhammad bin Sa'id Asy Syamrani, semoga Allah merahmatinya, menerimanya, meninggikan derajatnya, dan membuatnya masuk Firdaus-Nya.
Asy Syamrani melakukan operasi mencari kesyahidan pada sesuatu yang penuh dengan kejahatan dan kekafiran dengan berperang di jalan Allah, Rasul-Nya, dan kaum mukminin. Itu adalah Pangkalan Udara Angkatan Laut Amerika Pensacola di Florida. Semoga Allah merahmatinya dan memberinya pahala atas keperluan kita dan atas keperluan umat muslim.
Untuk beberapa tahun, pahlawan kita bergerak di antara beberapa basis militer Amerika di Amerika untuk memilih dan merenungkan yang terbaik dan target tercepat. Allah menganugerahinya kesabaran yang besar dan berkat rahmat-Nya saja, ia melalui semua tes militer dan semua prosedur militer.
Dalam beberapa tahun, pahlawan kita menyembunyikan keinginannya di hatinya sampai Allah Yang Mahakuasa menganugerahinya kesuksesan. Ia masuk ke Amerika, musuh Allah, dari cangkir pahit yang sama, yang ia buat kaum muslimin merasakannya setiap hari.
Darah kita belum mengering di Palestina, atau di Afghanistan, atau di Syam, atau di Burma, atau di Mali, atau di Turkistan Timur, atau di 'Iraq, atau di Somalia, atau negeri iman dan kebijaksanaan di Yaman, dan atau di negeri kaum muslimin lainnya.
Operasi ini, tidak ada apa-apanya dibanding aksi brutal Amerika, musuh Allah, lakukan atas umat kita muslimin, akan tetapi itu adalah tekad nyata dari umat kita dan kesanggupan untuk meraih tujuan dengan pertolongan Allah Yang Mahamulia. Allah Yang Mahatinggi memberi kita kabar gembira yang melegakan dada kita dengan perintah-Nya atau dengan tangan kita.
Jadi, wahai orang Amerika, tunggulah. Memang kita, bersamamu, sedang menunggu.
Wahai orang Amerika. Kami kaum muslimin, tidak akan rugi, kalian telah mengganti hukum Allah melalui agen kalian sampai kami menjadi berhukum dengan aturan kalian dan konstitusi-konstitusi dan tidak berhukum dengan apa yang Allah firmankan atas kita. Kalian telah merusak rasa aman kami dengan membunuhi apa yang kalian inginkan dan harapkan. Kalian telah merampas dan menjarah harta benda kami dan memerangi kami karenanya. Kalian telah menempati banyak wilayah kami, dan sesukamu, kalian mengirim beberapa dari mereka ke siapa yang kalian sukai. Jadi kami tidak rugi.
Kerugian yang sesungguhnya, dalam kasus seperti ini, adalah tetap di belakang tanpa memerangi kalian, tanpa berencana melawan kalian, tanpa membuat kalian merasakan hidup yang pahit, dan tanpa mengganggu rasa aman kalian, dan dengan izin Allah, untuk memerangi kalian, membuat rencana melawan kalian, mengganggu rasa aman kalian, dan menghancurkan ekonomi kalian, kami cukup berkualitas dan mampu untuk melakukan itu, karena Allah bersama kami. Dia Maha Memberi Pertolongan dan Maha Melindungi kami, sedang kalian tidak memiliki penolong maupun pelindung.
Wahai umat Islam. Amerika sekarang sedang menuai sedikit dari apa yang mereka tanam, dan dengan izin Allah, mereka akan membayar harga kejahatannya sepenuhnya terlepas berapa pun biayanya. Tidak lama setelah Amerika bangun dari serangan gencar yang menimpa mereka dari para pahlawan Pemerintahan Islam di pangkalan Sharab, Afghanistan, yang mana 137 tentara Amerika terbunuh, termasuk mereka 15 pilot dan 18 insinyur. Selain penghancuran kendaraan lapis baja, helikopter, gudang, bengkel, dan lapangan udara.
Tidak lama setelah Amerika bangun dari bencana ini, kemudian singa-singa Somali menyerang mereka. Beberapa hari yang lalau di Pangkalan Udara Polydogli. Pada operasi ini mereka terbunuh lebih dari 120 prajurit Amerika.
Pada saat itu Amerika tidak mempelajari kejutan dari apa yang telah terjadi pada dirinya, tiba-tiba mereka di serang di tahanya sendiri, di pangkalan udara militer, oleh seorang pahlawan dari Jazirah 'Arab. Membunuh sejumlah staf senior dan deputi-deputi, cedera serius pada sebagian yang lain, dan ribuan orang melarikan diri tanpa peduli dengan apa pun.
Asy Syamrani rahimahullah mengencangkan ikat pinggangnya dan pergi untuk beramal. Ia melakukan yang terbaik untuk menggapai tujuannya. Oleh karena itu, dia memanen apa yang ia tanam. Dalam semua tahapan ini pahlawan kita hanya memohon pertolongan kepada Allah semata. Ia telah menyampaikan risalah yang disampaikan oleh para pahlawan sebelumnya.
Risalah sederhana: Wahai, orang Amerika. Kalian tidak akan bermimpi untuk hidup dalam kedamaian selama kalian merusak kedamaian kaum muslimin.
Jadi ini adalah risalah yang pahlawan kita kirim dan pahlawan-pahlawan setelahnya, dengan izin Allah Yang Mahakuasa, kita akan mengirim risalah yang sama sampai Amerika benar-benar paham perkataan Syaikhuna Syahid ‘Umar Al Mukhtar rahimahullah, “Kami adalah umat yang tidak akan pernah menyerah, baik kita menang atau kita akan mati.”
Untuk para pahlawan umat muslim kita, kita adalah umat yang terbaik, yang terbaik dari umat-umat yang pernah dibesarkan untuk umat manusia. Kita adalah umat di mana kebaikan, kasih sayang, dan rasa simpati seperti satu tubuh. Ketika salah satu bagian tubuh merasa sakit, maka seluruh bagian tubuh akan merasakan kegelisahan dan sakitnya. Bagaimana besarnya kaum muslimin!
Para pahlawan umat kita muslim memenggal kepala kaum kafir, Amerika.
Ash Shiddiq radhiallahu'anhu, sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, mengatakan ketika mereka menegakkan hukum kepada seseorang,
“Penggal kepalanya karena setan berada di kepala.”
Sungguh kepala kaum kafir pada hari ini adalah Amerika yang zalim lagi pendosa yang mana tidak ada seorang muslim pun yang selamat dari kejahatannya. Ia adalah setan dan setan berada di kepalanya.
Jadi, wahai para pahlawan, arahkan panah kalian kepada siapa yang pada siang dan malam harinya mengarahkan panahnya kepada leher kaum muslimin. Targetlah Amerika pada tanah mereka. Duduk dan tunggu mereka di segala tempat pengintaian dan biarkan kekhawatiran utama kalian adalah orang Amerika.
Setiap orang dari kalian harus mengatakan, “Celakalah aku jika Amerika masih aman.”
Wahai kaum muslimin yang cemburu, yang hidup di negara Amerika yang kafir dan liberal. Wahai utusan yang di sana. Wahai penuntut ilmu. Wahai jurnalis. Wahai dokter. Wahai insinyur. Wahai pedagang. Wahai pekerja. Wahai kaum muslimin 'Arab dan 'Ajam. Wahai kaum muslimin Amerika. Wahai kaum muslimin Britania. Wahai kaum muslimin Perancis. Wahai kaum muslimin Spanyol. Wahai kaum muslimin Pakistan. Wahai kaum muslimin India. Dan semua entitas muslim di sana. Kita semua muslim dan mempertahankan agama kita dan saudara muslim kita adalah kewajiban atas kita semua, bukan hanya kewajiban organisasi jihad atau pusat dakwah. Ini adalah kewajiban atas setiap pribadi kita semua. Di sisi Allah, ini adalah kezaliman dan kehinaan melihat saudara muslim kita di Palestina setelah situasinya menjadi tak tertahankan menggunakan pisau untuk menyerang kaum Yahudi, yang mana keberadaan mereka sangat bergantung sepenuhnya dengan musuh Allah, Amerika, meskipun mereka tahu pasti bahwa mereka menghadapi kematian. Di sisi Allah, ini adalah pelanggaran melihat saudari kita dalam kondisi ini tanpa mengatakan kepadanya, “Di sini kami siap membantu Anda.”